Anchoring Effect

Anchoring berarti "menjangkarkan diri". Ini kekeliruan berpikir yang membuat kita terlalu berpegang pada angka atau informasi yang pertama kali kita terima, lalu memakainya sebagai patokan untuk semua keputusan setelahnya. Trader sering terpaku pada harga saat dia masuk posisi, target dari analis tahun lalu, atau berita pertama yang dia baca — padahal keadaan pasar sudah berubah total sejak itu.

Peringatan: halaman ini membahas cara pikir, bukan panduan level harga tertentu.

Contoh jangkar yang sering menjerat trader

Kenapa kamu jadi meremehkan data baru

Kalau pikiranmu sudah terjangkar, kamu jadi sulit memperbarui kesimpulan: bukti baru kamu potong dan pelintir sampai cocok dengan cerita lama yang sudah kamu percayai. Akibatnya, rencana yang sebenarnya sudah gugur tetap kamu pertahankan dengan alasan "dari awal kan arahnya naik", atau batas kerugianmu tidak kamu sesuaikan padahal harga sedang bergerak jauh lebih liar dari biasanya.

Cara meninjau ulang dengan disiplin

Anchoring biasanya makin parah kalau bergabung dengan confirmation bias, yaitu kebiasaan hanya mencari bukti yang mendukung keyakinan sendiri. Keduanya membuat kamu makin sulit mengakui bahwa kamu perlu berubah pikiran.

Seri Trading Psychology: Trading Psychology · Pentingnya · Loss aversion · Endowment · Status quo · Anchoring · Confirmation · Gen & naluri · Mitos & perbaikan

← Semua materi