← Kembali ke Panduan VIRTUAL TP | LITE

Tab ORDER — pending order & grid

Panduan Produk B5 / 13 · 11 menit baca

Tab ORDER memasang order tunggu: satu order dengan rapi, atau sekaligus berjenjang dengan jarak yang kamu atur. Ada dua mode yang bisa ditukar lewat tombol di bagian atas — SINGLE dan GRID.

Peringatan risiko: grid memasang banyak posisi berpotensi aktif sekaligus. Kalau semuanya kena, total risikonya adalah jumlah seluruh rung, bukan satu rung. Hitung dulu dengan lot terkecil, dan pertimbangkan menyalakan RPE sebagai batas kerugian keranjang.

Tab ORDER VIRTUAL TP LITE mode GRID dengan kolom distance, lot, grid, dan anchor
Tab ORDER mode GRID — Distance, Lot, Grid, Anchor, lalu empat tombol pemasang.

Pending order — empat jenis

Order tunggu belum dieksekusi saat dipasang. Broker membuka posisi otomatis hanya saat harga pasar menyentuh level yang kamu tentukan.

JenisPosisi relatif hargaArti praktisKapan dipakai
Buy StopDi atas harga saat iniBeli saat harga naik menembus titik tertentuBreakout naik — menunggu konfirmasi momentum ke atas
Buy LimitDi bawah harga saat iniBeli saat harga turun ke titik tertentuPullback / beli di harga lebih murah dalam uptrend
Sell StopDi bawah harga saat iniJual saat harga turun menembus titik tertentuBreakout turun — menunggu konfirmasi momentum ke bawah
Sell LimitDi atas harga saat iniJual saat harga naik ke titik tertentuRebound / jual di harga lebih tinggi dalam downtrend

Tip: aturan mudah — kata Buy berarti posisi beli, Sell berarti posisi jual. Kata Stop berarti order menunggu harga menembus level (breakout). Kata Limit berarti order menunggu harga datang ke level (pullback/rebound).

Mode SINGLE

Untuk satu order tunggu. Isi harga, lot, SL, dan TP, lalu pilih jenisnya. Harga, SL, dan TP juga bisa diatur dengan menggeser garis di grafik kalau kamu lebih nyaman melihat daripada mengetik.

Untuk pending satu titik yang dipasang lewat klik langsung di grafik, ada jalur yang lebih cepat: Quick Order di tab POS.

Mode GRID

Grid adalah deretan order tunggu pada jarak yang teratur. Alih-alih satu pending, kamu memasang banyak level sekaligus.

KontrolArtinya
DistanceJarak antar rung, dalam pips atau kelipatan ATR sesuai satuan yang dipilih di tab MANAGE.
LotUkuran tiap rung. Semua rung memakai lot yang sama, bukan digandakan.
GridBerapa banyak rung yang dipasang.
AnchorOpsional. Isi harga awal grid, atau biarkan 0 supaya dihitung dari harga pasar.
PreviewGambar dulu susunannya di grafik tanpa mengirim apa pun. Puas dengan tampilannya, baru pasang.

Empat tombol di bawahnya memasang seluruh grid sekaligus sebagai Buy Stop, Sell Stop, Buy Limit, atau Sell Limit. Order dikirim satu per satu dengan antrean dan percobaan ulang, jadi kalau broker menolak salah satu, sisanya tetap jalan.

Karakter grid yang perlu kamu sadari

Sebelum memasang, kalikan jumlah rung × lot per rung dan bandingkan dengan margin bebasmu. Grid juga tetap mematuhi batas jumlah order di tab MANAGE — kalau totalnya akan melewati batas, seluruh grid ditolak, bukan dipasang sebagian.

Peringatan exposure: saat pasar trending kuat, grid bisa mengisi level demi level tanpa jeda — total lot terbuka melonjak, floating loss menumpuk, dan margin call (peringatan broker karena jaminan modalmu menipis) menjadi risiko nyata. Grid bukan strategi bebas risiko. Mulai dari rung sedikit, lot kecil, dan uji di akun Cent.

Grid dan Auto SL

Kalau Auto SL menyala, setiap rung ikut dipasangi SL sesuai anggaran risiko. Untuk grid, mode Max Lot biasanya lebih cocok daripada Per Trade: satu anggaran risiko dibagi rata sampai total volume mencapai Max lot, jadi menambah rung tidak berarti menambah risiko total.

Menghapus pending

Tombol hapus pending tidak lagi ada di tab ini — sudah dipindah ke mini panel DPO supaya lebih dekat dengan grafik dan bisa diakses tanpa membuka tab ORDER lebih dulu.

Di DPO ada empat tombol yang menghapus pending berdasarkan jenisnya, plus saklar sapu otomatis yang membersihkan pending sisa setiap kali kamu menekan CLOSE ALL atau TAKE PROFIT. Berguna supaya tidak ada order tunggu yang terlupakan lalu kena beberapa jam kemudian.

Contoh skenario

Skenario A — range XAUUSD (cocok, tetap hati-hati): emas bergerak sideways beberapa hari. Kamu pasang grid Buy Limit dengan Distance 20 pips, Lot 0,01, Grid 5. Saat harga turun ke batas bawah range, beberapa rung terisi; saat harga kembali ke tengah, posisi untung bisa ditutup lewat TAKE PROFIT atau dibiarkan diurus PCE.

Skenario B — breakout naik (grid berisiko): emas menembus resistance dan naik tajam tanpa pullback. Grid Buy Limit di bawah harga tidak terisi sama sekali — sementara kalau kamu memasang grid Sell Stop, rung-nya bisa ter-trigger beruntun dan kerugian mengambang menumpuk cepat. Inilah alasan grid jual saat uptrend kuat sangat berbahaya.

Skenario C — bersihkan sebelum news: kamu punya grid 10 rung yang masih menunggu, dan rilis data 30 menit lagi. Buka mini DPO dan hapus jenis pending itu — volatilitas ekstrem bisa mengisi banyak rung sekaligus di harga yang jauh dari rencanamu.

Kebiasaan yang menolong: selalu tekan Preview lebih dulu. Melihat susunan rung tergambar di grafik sering langsung menunjukkan bahwa jaraknya terlalu rapat atau jumlahnya terlalu banyak — jauh sebelum broker mengeksekusinya.